Pandemi COVID-19 membuat sektor bisnis makin lesu. Menurunnya daya beli masyarakat akibat pembatasan aktivitas membuat banyak usaha harus cepat beradaptasi agar bisa terus bertahan. Salah strategi, menurunnya omzet secara drastis hingga gulung tikar jadi ancamannya.

Keadaan tak jauh berbeda juga dialami pengusaha kafe, terutama kafe non franchise. Di tengah menurunnya jumlah pengunjung, pelaku usaha juga harus mengurangi jam operasional dan jumlah maksimal pengunjung yang datang.

Meski begitu, bukan berarti usaha kafe kita tidak dapat berkembang, termasuk bagi mereka yang ingin mulai merintis bisnis kafe. Apalagi di masa pandemi ini, F&B jadi salah satu sektor bisnis yang masih menjanjikan bila kita jeli melihat peluang.

Selain menerapkan protokol ketat di lingkungan kafe, ada beberapa hal lain yang harus diperhatikan agar usaha kafe kita bisa bertahan bahkan berkembang saat ini. Ini dia ulasannya.
Sediakan promo take away dan delivery, Demi menghindari kerumunan di tempat ramai, banyak orang akhirnya memilih untuk membeli berbagai keperluannya secara secara take away. Manfaatkan tren ini untuk menggaet pelanggan agar tertarik dengan menu-menu yang ditawarkan di kafe kita. Anda bisa menyediakan berbagai promo khusus setiap pembelian produk secara take away atau delivery. Misalnya buy 1 get 1, potongan harga di momen-momen tertentu, atau paket menu bundling dengan harga spesial.

Utamakan protokol kesehatan, Menerapkan protokol kesehatan yang ketat tidak hanya dengan menyediakan hand sanitizer, mengukur suhu tubuh pelanggan, atau memberikan sekat antar meja. Kita sebagai pemilik usaha juga harus memastikan kesehatan seluruh karyawan yang bekerja di kafe. Bila perlu, tulis suhu tubuh dan kondisi kesehatan terkini karyawan yang bekerja setiap hari, lalu lakukan swab secara berkala. Bila kesehatan karyawan terjamin, pelanggan pun akan merasa lebih aman saat datang ke kafe.

Manfaatkan teknologi untuk mempermudah pelanggan, Buat inovasi daftar menu yang bisa dicek pelanggan lewat smartphone-nya hanya dengan satu kali scan QR Code. Selain lebih praktis karena pelanggan bisa lebih leluasa melihat menu, cara ini juga akan meminimalisasi sentuhan langsung yang bisa menjadi media penularan virus. Sediakan juga berbagai layanan pembayaran cashless atau non-tunai yang memungkinkan pelanggan membayar dengan kartu kredit, debit, atau lewat aplikasi dompet digital.

 Maksimalkan branding di media sosial, Masa pandemi adalah saat yang penting meningkatkan brand awareness terhadap produk yang kita jual melalui media sosial. Sebab di saat kegiatan serba terbatas, intensitas orang untuk berselancar di dunia maya juga meningkat. Jangan hanya promosi menu-menu yang Anda jual, tingkatkan interaksi dengan pelanggan melalui konten-konten menarik seperti tanya jawab atau review menu. Daftarkan juga kafe Anda di platform pesan-antar makanan untuk menggaet pelanggan lebih luas yang tidak bisa dine-in.

Sediakan ruangan outdoor yang memadai, Sebaiknya pilih tempat yang memiliki space outdoor luas saat akan membuka kafe. Ruang terbuka bisa jadi solusi untuk meningkatkan keamanan pelanggan saat mampir ke kafe kita karena sirkulasi udara yang lebih lancar serta tidak berdesak-desakan dengan pelanggan lainnya.

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *