Kamar tidur merupakan area yang sangat personal di rumah. Oleh sebab itu, tidak ada salahnya mendekorasi kamar tidur dengan selera pribadi Anda, termasuk warna cat dinding. Meski demikian, psikolog mengatakan, ada beberapa warna cat dinding yang sebaiknya dihindari untuk kamar tidur.

Warna yang harus dihindari ini terdiri dari dua kategori, tak ni warna yang menimbulkan kejengkelan dan memberi efek “kering.”

Beberapa warna yang sebaiknya tidak dipilih untuk cat dinding kamar tidur menurut psikolog.

Merah, Anda mungkin sudah menebak warna yang satu ini. Lee Chambers, psikolog dan konsultan kesejahteraan mental menegaskan bahwa merah sangat dilarang saat memilih ide warna cat dinding kamar tidur. Menurut Chambers, merah adalah warna yang meningkatkan energi, interaksi sosial dan bahkan dapat meningkatkan tekanan darah kita. “Meskipun ini mungkin sempurna jika Anda merasa sedikit lelah di pagi hari, itu membuat sangat sulit untuk mendapatkan tidur malam yang nyenyak karena tubuh dan pikiran Anda akan berpacu, dirangsang oleh intensitas warna,” jelas dia. Jika Anda sudah menikah, imbuh Chambers, warna merah bisa sangat meresahkan, bahkan mungkin membuat debat larut malam menjadi panas, yang membuat Anda dan pasangan semakin sulit untuk tidur nyenyak. Baca juga: Cara Memilih Ukuran Karpet untuk Kamar Tidur

Kuning, Kuning disebut sebagai warna ceria. Warna ini memberi efek menyegarkan di dapur, ruang belajar, atau bahkan ruang tamu. Ide ruang tamu berwarna kuning mungkin bisa menjadi jawaban untuk ruangan yang perlu dicerahkan. Namun, itu bukan pilihan yang bagus untuk kamar tidur. Karen Haller, pakar psikologi warna dan desain, serta penulis The Little Book of Color, menjelaskan bahwa kuning adalah warna yang merangsang sistem saraf. “Anda dapat bangun dengan perasaan kesal dan bukan itu yang Anda inginkan untuk memulai hari,” ungkapnya

Abu-abu, Warna yang satu ini mungkin mengherankan. Sebab, banyak orang memilih warna abu-abu untuk dinding kamar tidur karena memberi efek teduh dan nyaman. Menurut Haller, efek menenangkan dari abu-abu berumur pendek, dan dengan cepat menjadi warna yang menguras energi. Dia menuturkan, seringkali abu-abu disalahartikan sebagai santai, yang mungkin terjadi untuk sementara waktu. “Tapi habiskan waktu yang lama dalam warna abu-abu, bahkan ketika Anda sedang tidur dan kemungkinan akan mulai memiliki efek menguras tenaga di mana Anda akan bangun dengan lelah dan mendapati diri Anda meraih ekspresi ganda itu untuk bangun,” papar dia. Jika Anda menyukai warna netral, Anda dapat memilih warna putih atau krem untuk dinding kamar tidur.

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *